Kupi Senye
Kesehatan Mental Anak Harus Menjadi Perhatian Bersama
Anak yang sehat secara mental akan lebih mudah berkembang, berinteraksi sosial, serta memiliki semangat belajar yang baik.
Oleh: Rahma Jelita Iman Ahmadi *)
Kesehatan mental anak saat ini menjadi isu penting yang perlu mendapat perhatian serius dari keluarga, sekolah, maupun pemerintah.
Ditengah tekanan akademik yang semakin tinggi, anak-anak sering dituntut untuk terus mengejar prestasi tanpa diimbangi perhatian terhadap kondisi psikologis mereka.
Saya menyoroti pentingnya deteksi dini terhadap kesehatan mental anak sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang sehat dan berkualitas.
Kesehatan mental ini merupakan suatu hal penting yang harus dideteksi sejak dini.
Kenapa? Karena tidak ada gunanya belajar mengejar nilai di sekolah tanpa kesehatan mental yang mumpuni.
Menurut hemat saya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari tingginya nilai akademik, tetapi juga dari kemampuan anak tumbuh dengan rasa aman, percaya diri, dan bahagia dalam menjalani proses belajar.
Anak yang sehat secara mental akan lebih mudah berkembang, berinteraksi sosial, serta memiliki semangat belajar yang baik.
Karena itu, penguatan peran keluarga menjadi sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara pencapaian akademik dan kondisi mental anak.
Orang tua diharapkan mampu menciptakan lingkungan rumah yang nyaman, penuh perhatian, dan tidak memberikan tekanan berlebihan kepada anak.
Sekolah juga Memiliki Peran Besar
Selain keluarga, sekolah juga memiliki peran besar dalam menciptakan suasana belajar yang sehat, ramah anak, dan mendukung perkembangan emosional peserta didik.
Pendekatan pendidikan yang humanis dinilai mampu membantu anak lebih terbuka dalam menyampaikan perasaan maupun tekanan yang mereka alami.
Dengan sinergi keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat, diharapkan kesehatan mental anak dapat terjaga dengan baik sehingga lahir generasi yang cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia.
*) Penulis adalah Ketua TP PKK Kampung Keramat Mupakat dan Guru SMA 15 Binaan Nenggeri Antara Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.
KUPI SENYE adalah rubrik opini pembaca TribunGayo.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Baca juga: Terkait Ayah Bacok Anak Kandung di Bener Meriah, Psikolog: Peduli Kesehatan Mental Keluarga
Baca juga: Minum Berlebihan Jadi Tanda Kesehatan Mental Terganggu? Berikut Penjelasannya
Baca juga: Tahukah Anda Tidur yang Cukup juga Baik untuk Kesehatan Mental, Berikut Penjelasannya
Kupi Senye
Opini TribunGayo
kesehatan mental
Rahma Jelita
Ketua TP PKK
Kampung Keramat Mupakat
Aceh Tengah
| Melawan Tafsir Patriarkal atas Perempuan dalam Islam |
|
|---|
| Desa Maju Ditentukan oleh Kepemimpinan, Bukan Sekadar Sistem |
|
|---|
| Aset Terbengkalai Ditengah Potensi Kampung Keramat Mupakat |
|
|---|
| Pacuan Kuda di Persimpangan Nurani: Antara Empati dan Pemulihan Ekonomi |
|
|---|
| Menimbang Trauma Healing Ditengah Luka yang Belum Pulih |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Rahma-Jelita-Guru_.jpg)