Dr Indra menekankan perayaan ini bukan sekadar panggung seni, melainkan panggilan jiwa untuk merawat warisan dan menjaga identitas budaya Gayo.
Acara yang mengusung tema “Jiwa Gayo, Merayakan Didong” ini merupakan perayaan kedua sejak Hari Didong.
Qanun Kesenian Aceh sebagai payung hukum yang sah untuk perlindungan dan pengembangan seni di Aceh.
Dalam semangat merayakan kekayaan budaya sastra lisan Tanah Gayo, sejumlah penyair dan deklamator terkemuka dari berbagai daerah
Untuk kedua kalinya sejak dideklarasikan pada 5 Agustus 2023, masyarakat Tanoh Gayo kembali memperingati Hari Didong.
Bunda Salma juga memohon perhatian khusus dari Menag terhadap pengembangan pondok-pondok pesantren di Aceh.
Ceh Udin Musara memulai kiprahnya dalam dunia Didong sejak usia remaja.
Teater MATA Banda Aceh adalah sebuah komunitas seni teater yang berdiri sejak hampir 40 tahun lalu.
Fikar W Eda menerima Bantuan Apresiasi Sastra dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
JAMWAS meminta Bunda Salma turut memantau kinerja aparat kejaksaan di Aceh.
Masyarakat Gayo mengaitkan Tari Guel dengan tragedi Sengeda dan Bener Meriah, dua bersaudara kandung putra Reje Linge XIII.
Museum Kebaharian Jakarta memperkaya khazanah koleksinya dengan Perahu Cadik Papua (Seman)
Acara ini menjadi bagian dari penghormatan terhadap kontribusi LK Ara dalam dunia sastra dan budaya Indonesia.
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025, Sanggar Matahari bersama Museum Kebaharian Jakarta
Buku Didong dan Tari Guel dari Gayo Aceh karya penyair dan budayawan LK Ara diluncurkan, di Jakarta, Kamis (24/7/2025).
Rahmat bersama KP3ALA sedang berjuang agar terbentuknya Provinsi ALA sebagai bentuk pemekaran dari Provinsi Aceh.
Seorang pekerja migran asal Kampung Asir-Asir, Aceh Tengah Al Muttakim diduga jadi korban penipuan di Kamboja.
Peusijuek ini juga merupakan ungkapan rasa syukur atas nikmat yang telah diterimanya kuliner Aceh dalam kultur masyarakat nasional.
Dua judul puisi berjudul “Jangan Beri Tanda” karya Asmira Dieni dan “Sulaman Tangan” karya Win Gemade dinyatakan lolos kurasi
Mursidiq mempersembahkan Gunongan sebagai karya tugas akhirnya untuk persembahan bagi sejarah dan generasi muda.