Puasa Ramadhan 2023
Berikut 7 Tips Berpuasa Bagi Penyandang Diabetes
Meski begitu, bagi penyandang diabetes khususnya, ada hal-hal yang perlu diperhatikan selama berpuasa.
Berikut 7 Tips Berpuasa Bagi Penyandang Diabetes
TRIBUNGAYO.COM - Bagi penyandang diabetes khususnya, ada hal-hal yang perlu diperhatikan selama berpuasa.
Pasalnya jika dilakukan sembarangan, manfaat puasa bagi kesehatan tidak akan didapatkan dan justru malah meningkatkan risiko terjadinya komplikasi.
Seperti diketahui, berpuasa selain sebagai bentuk ibadah juga mempunyai sejumlah manfaat untuk kesehatan.
Baca juga: 15 Makanan Ini Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes, Ada Oatmel, Kacang, Labu, hingga Minyak Zaitun
Misalkan menstabilkan kadar gula darah karena pola makan yang menjadi lebih teratur dan terjaga.
Tak hanya itu, berpuasa juga dapat mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh, menurunkan tekanan darah, dan menjaga imunitas.
Meski begitu, bagi penyandang diabetes khususnya, ada hal-hal yang perlu diperhatikan selama berpuasa.
Komplikasi Diabetes saat Puasa
Diabetes adalah penyakit kronis yang mengakibatkan kadar gula darah tinggi.
Kondisi ini dapat menimbulkan sejumlah gangguan pada beberapa organ tubuh.
Baca juga: Bagi Penderita Diabetes, Sebaiknya Konsumsi 5 Buah Ini
Terutama bila tidak terkontrol, risiko komplikasi yang dapat mengancam nyawa pun juga akan meningkat.
Beberapa komplikasi diabetes yang dapat terjadi selama berpuasa yaitu:
1. Hipoglikemia dan hiperglikemia
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Endokrinologi Metabolik dan Diabetes dr M Ikhsan Mokoagow M Med Sci Sp PD Subsp EMD FINASIM, mengatakan Hipoglikemia adalah penurunan kadar gula darah di bawah kadar normal, kurang dari 70 mg/dl-3,9 mmol/l).
Baca juga: Ada 9 Buah yang Direkomendasi untuk Penderita Diabetes, Simak Sejumlah Manfaatnya
Sedangkan hiperglikemia yakni kadar gula darah lebih tinggi dari batas normal, di atas 300 mg/dl-16,6 mmol/l.
2. Ketoasidosis diabetikum
"Gangguan terjadi ketika sel-sel tubuh tidak mendapatkan cukup glukosa, tubuh mulai membakar lemak untuk energi," kata dokter Ikhsan Mokoagow.
Ketika lemak di tubuh terbakar, maka akan dihasilkan limbah yang disebut keton. Ini dapat membuat darah menjadi asam dan berbahaya.
Baca juga: Teh Hijau Miliki Banyak Manfaat untuk Kesehatan, Mulai Turunkan Resiko Kanker hingga Cegah Diabetes
"Risiko ketoasidosis diabetik dapat meningkat lebih lanjut karena pengurangan insulin yang berlebihan dan berdasarkan asumsi bahwa asupan makanan berkurang selama sebulan," jelas dokter yang berpraktik di RS Pondok Indah-Puri Indah.
3. Dehidrasi dan trombosis
Komplikasi diabetes berikutnya yang mungkin terjadi selama berpuasa yakni dehidrasi, di mana tubuh kekurangan asupan cairan.
Dehidrasi bisa menyebabkan terjadinya viskositas, kekentalan pada darah, yang memungkinkan terjadi bekuan darah (trombosis).
Tips Puasa Bagi Penyandang Diabetes
Namun jangan khawatir, penyandang diabetes tetap bisa menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan dengan aman dan nyaman.
Hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan pengecekan terlebih dahulu untuk mengetahui pengelompokan risiko apakah rendah, sedang, atau tinggi yang dipengaruhi oleh sejumlah faktor seperti waktu puasa hingga pola makan.
Selain itu, ada juga beberapa tips yang bisa diperhatikan selama berpuasa untuk menghindari komplikasi diabetes antara lain:
1. Jangan melewatkan waktu sahur, karena ini menjadi sumber energi seharian
2. Penuhi kebutuhan kalori selama Ramadan, dengan komposisi 40-50 persen ketika berbuka dan 30-40 % saat makan sahur, tambah 1-2 camilan sehat dengan jumlah 10-20
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/TIPS-PUASA-UNTUK-DIABETESS.jpg)