Minggu, 10 Mei 2026

Kesehatan

Benarkah Mandi Malam Jadi Penyebab Rematik? Ini Penjelasannya

"Nyeri atau ngilu bisa terjadi kalau kedinginan. Ini bisa meningkatkan tekanan barometrik sendi, jadi sendinya mengkeret," jelasnya.

Tayang:
TRIBUN JAKARTA
Ilustrasi- Benarkah Mandi Malam Jadi Penyebab Rematik? Ini Penjelasannya. 

Benarkah Mandi Malam Jadi Penyebab Rematik? Ini Penjelasannya

TRIBUNGAYO.COM - Seringkali setelah seharian lelah bekerja dan ingin langsung mandi ketika sampai di rumah.

Namun, bagi yang bekerja dari pagi hingga sore hari, tak jarang sampai ke rumah ketika sudah malam.

Sebagian orang ada yang langsung mandi meskipun sudah malam agar bisa tidur dalam keadaan bersih.

Tapi ada juga yang urung untuk mandi malam karena dikhawatirkan menimbulkan penyakit seperti rematik.

Nah, info-info yang beredar di masyarakat ini apakah mitos atau fakta jika mandi malam jadi penyebab rematik?

Baca juga: Jangan Anggap Sepele, Kenali Penyebab Jika Sering Buang Air Kecil Pada Wanita

Dilansir dari Kompas (29/7/2023), dr Berlian Idriansyah Idris Sp JP (K), FIHA, MPH, DSc dari RS Medika BSD dan RS EMC Alam Sutra mengatakan, mitos bahaya mandi malam yang menyebabkan rematik tidak tepat.

"Sebenarnya yang bikin kita sakit bukan mandi malam, tapi kedinginan saat mandi malam," ujarnya.

Menurutnya, ketidaknyamanan yang dirasakan dan dianggap sebagai gejala rematik adalah respons suhu yang dingin.

"Nyeri atau ngilu bisa terjadi kalau kedinginan. Ini bisa meningkatkan tekanan barometrik sendi, jadi sendinya mengkeret," jelasnya.

Baca juga: Tips Kesehatan Bagi Pengidap Diabetes, Lakukan 8 Langkah Ini untuk Cegah Lonjakan Gula Darah

Ia melanjutkan, ketika dingin, ruang sendi yang ukurannya tidak seberapa, ada tekanan barometrik, ini yang bikin sakit.

Penyakit Rematik

Ada lebih dari 100 jenis penyakit ini, sehingga Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengelompokkannya menjadi penyakit degeneratif (osteoartritis), penyakit jaringan ikat (penyakit autoimun), penyakit spondioartropati, dan penyakit metabolik (asam urat).

Ada pula penyakit akibat infeksi, penyakit ekstra artikuler (otot, tendon, tulang), penyakit akibat kerja/trauma, hingga penyakit fibromyalgia.

Baca juga: Ini 5 Manfaat Kandungan Epigalokatekin Galat dalam Teh Hijau yang Harus Kamu Ketahui

Melansir WebMD, penyakit yang kadang-kadang juga disebut muskuloskeletal ini mempunyai gejala yang meliputi:

  • Nyeri sendi
  • Hilangnya gerak pada persendian
  • Peradangan - pembengkakan, kemerahan, dan rasa hangat pada sendi yang terdampak
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved