Rabu, 10 Juni 2026

Kupi Senye

Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi tahun 2023 dengan angka 5,6 persen merupakan pertumbuhan ekonomi kedua tertinggi di Aceh setelah Nagan Raya.

Tayang:
FOTO IST
Kepala BPS Aceh Tengah, Dr Nuri Rosmika SST MSi. 

Tingginya permintaan agregat tersebut membuat harga barang dan jasa meningkat. Hal ini merupakan hal yang wajar sesuai dengan teori ekonomi.

Dalam ilmu ekonomi, pertumbuhan ekonomi akan menyebabkan inflasi.

Dalam beberapa jurnal penelitian disebutkan bahwa di Indonesia pada periode 1994 – 2018 terjadi lag 4 dalam hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Artinya, pertumbuhan ekonomi akan mempengaruhi inflasi hingga 4 triwulan/setahun mendatang.

Hal inilah yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi Aceh Tengah yang lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi 4 kota inflasi lainnya di Aceh, akan menyebabkan inflasi yang juga akan lebih tinggi dari 4 kota inflasi lainnya.

Pertumbuhan ekonomi Aceh Barat tahun 2023 adalah sebesar 4,08 persen dan pertumbuhan ekonomi Aceh Tamiang tahun 2023 adalah 2,5 persen.

Sedangkan pertumbuhan ekonomi Banda Aceh dan Lhokseumawe pada tahun 2023 masing-masing sebesar 5,06 persen dan 4,21 persen.

Hal inilah yang menyebabkan inflasi Aceh Tengah tidak mirip dengan inflasi Lhokseumawe walaupun secara daerah berdekatan.

Inflasi

Pada April 2024 ini, inflasi Aceh Tengah secara tahunan Year on Year (YoY) sebesar 4,73 persen, diikuti oleh Meulaboh sebesar 4,21 persen dan Lhokseumawe sebesar 3,31 persen.

Sementara inflasi Aceh Tamiang dan Banda Aceh masing-masing sebesar 2,9 persen dan 2,16 persen.

Selain perbedaan pertumbuhan ekonomi, inflasi sangat terkait dari pola konsumsi masyarakatnya yang tergambar dari Survei Biaya Hidup (SBH).

Dari SBH 2022 terlihat bahwa persentase konsumsi makanan secara berurutan adalah Aceh Tengah (51,32 % ), Meulaboh (48,07 % ), Aceh Tamiang (47,7 % ), Lhokseumawe (47,61 % ), dan Banda Aceh (38,81 % ).

Semakin besar persentase konsumsi makanan maka akan semakin besar pula perubahan harga bahan makanan seperti cabai, bawang, tomat, dan sayuran mempengaruhi inflasi.

Hal inilah yang menjadi penyebab kedua inflasi di Aceh Tengah lebih tinggi dibanding empat daerah lainnya.

Barang hortikultura merupakan komoditas yang tidak tahan lama dan mudah busuk. Sehingga harganya akan bergejolak/volatile food.

Sumber: TribunGayo
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved