Kupi Senye
Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi tahun 2023 dengan angka 5,6 persen merupakan pertumbuhan ekonomi kedua tertinggi di Aceh setelah Nagan Raya.
Ketika harga nya naik maka akan membuat inflasi menjadi tinggi, demikian juga sebaliknya.
Harga produsen/harga jual sektor hortikultura yang sedang mahal akan menguntungkan petani hortikultura yang merupakan mata pencaharian menghasilkan di Aceh Tengah.
Akan tetapi hal ini juga menyebabkan inflasi Aceh Tengah menjadi tinggi.
Sebaliknya, bila harga cabai, tomat, kentang, bawang, dan sayuran rendah maka inflasi Aceh Tengah menjadi rendah tetapi sayangnya produsen/petani hortikuktura juga merugi.
Oleh karena itu, inflasi di Aceh Tengah yang dianggap lebih tinggi dibandingkan 4 daerah lainnya tidak bisa dipandang hanya dari satu sisi saja.
Ini merupakan akibat dari pertumbuhan ekonominya yang tinggi dan perbedaan pola konsumsi masyarakatnya.
Penyebab ketiga inflasi tidak ditekan serendah mungkin adalah sebagai bentuk menjaga pendapatan petani lokal.
Sangat tidak mungkin bila harga jual petani cabai, tomat, bawang, kentang dan sayuran dipaksa rendah di Aceh Tengah sedangkan di daerah lain konsumen mau membeli lebih mahal.
Inflasi yang Stabil
Untuk menyimpulkan bahwa inflasi suatu daerah tergolong tinggi atau rendah harus melihat angka inflasi tahunan periode Desember setiap tahunnya.
Oleh karena itu, masih terlalu dini untuk menyimpulkan inflasi Aceh Tengah mengingat tahun 2024 masih pada inflasi triwulan 1.
Untuk mencapai target inflasi tahunan dalam rentang nasional yaitu 2,5 – 3,5 persen di tahun 2024 ini, maka inflasi bulanan secara rata-rata harus dicapai 0,2 – 0,3 persen setiap bulannya.
Pada Januari, inflasi Bulanan month to month (mtm) Aceh Tengah terbentuk sebesar 0,17 persen, angka ini meningkat menjelang ramadhan menjadi 1,52 persen pada februari.
Kemudian menurun menjadi 0,25 persen periode Maret, dan meningkat menjadi 0,3 persen pada April.
Kenaikan harga karena faktor musiman seperti lebaran, ramadhan, dan tahun baru adalah hal yang tidak bisa dihindarkan.
Selama angkanya masih dalam batas rentang 0,2 – 0,3 persen dianggap tidak akan terlalu mengganggu inflasi tahunan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/KEPALA-BPS-ACEH-TENGAH-Nuri-Rosmika.jpg)