Rabu, 10 Juni 2026

Kupi Senye

Guru Antara Kenyataan dan Harapan

Nasib guru bagaikan gula, tidak pernah tersebut jika meraih keberhasilan dan begitu kegagalan menyertainya, barulah mereka tersebut kata “guru”.

Tayang:
FOR TRIBUNGAYO.COM
Hammaddin Aman Fatih. 

Guru kita sekarang  harus mempergunakan digital tools for teaching and learning, yaitu aplikasi teknologi informasi, terminate active session telegram dan surat elektronik atau memiliki alamat didunia maya. 

Dua tahun yang lalu Dr Ismul Huda MSi dalam pelatihan kompetensi kepala SMA/SMK dan SLB dengan tema mewujudkan pendidikan yang relevan berkualitas menata dan berkelanjutan.

Serta didukung oleh infrastruktur dan teknologi dalam paparannya mengatakan bahwa keterampilan baru pendidikan modern yang harus dimiliki oleh seorang guru saat ini adalah :

Leadership, yaitu kepemimpinan pendidikan merupakan kemampuan untuk mempengaruhi, mengkoordinir, dan menggerakkan orang-orang lain yang ada hubungannya dengan pelaksanaandan pengembangan pendidikan agar dapat dicapai tujuan pendidikan atau sekolah secara efektif dan efisien.

Agar tujuan sekolah dapat dicapai secara efektif dan efisien ;

Entrepreneurship atau pendidikan entrepreneur  adalah satu konsep pendidikan yang memberikan semangat pada peserta didik untuk kreatif dan inovatif dalam mengerjakan sesuatu hal.

Pola pendidikan sedemikian ini menuntut peserta didik untuk bisa produktif ; 

Literasi digital  di sekolah mampu membuat siswa, guru, tenaga kependidikan dan kepala sekolah, memiliki kemampuan untuk mengakses, memahami, serta menggunakan media digital, alat komunikasi dan jaringannya.

Dengan kemampuan tersebut, mereka dapat membuat informasi baru dan menyebarkannya secara bijak.

Digital literacy bukan hanya sekedar kemampuan membaca informasi di media digital, tetapi juga kemampuan untuk mencari, mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menggunakan informasi yang didapatkan ; 

Global citizenship adalah kewarganegaraan global atau global citizen dalam makna luas merujuk pada individu yang lebih mengedepankan dan mengutamakan identitas "warga negara global" di atas identitasnya sebagai warga negara komunal ; 

Comunication yang dapat kita katakana bahwa komunikasi pendidikan adalah proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan.

Pesan yang disampaikan berupa materi atau ajaran, baik secara verbal maupun non verbal. Kemudian komunikasi disini dikendalikan dan dikondisikan untuk tujuan-tujuan pendidikan ; 

Problem solving merupakan sebuah metode pemecahan masalah (problem solving) adalah penggunaan metode dalam kegiatan pembelajaran dengan jalan melatih anak menghadapi berbagai masalah baik itu masalah perorangan maupun kelompok untuk dipecahkan sendiri atau secara bersama- sama ; 

Emotional intelligence (kecerdasan emosi) diharapkan semua unsur yang terlibat dalam pendidikan dan pembelajaran dapat memahami diri dan lingkungannya secara tepat,

memiliki rasa percaya diri, tidak iri hati, tidak dengki, tidak cemas, tidak takut, murung, tidak mudah putus asa, dan tidak mudah marah ; 

Team working yaitu merupakan proses kerja secara kolaboratif dengan sekelompok orang untuk mencapai suatu tujuan.

Dalam kerja sama tim, setiap anggota tim akan memberikan kontribusi terbaik mereka untuk menyelesaikan suatu pekerjaan atau mencapai tujuan bersama.

Penutup

Untuk membawa dunia pendidikan yang bisa melahirkana generasi emas nantinya yang penuh tantangan, yang hanya dapat kita atasi dengan selamat, dengan sebesar mungkin sikap ilmiah.

Rasional, keterbukaan, kesediaan menerima kritikan dan koreksi, dengan pola yang horizontal dan egaliter agar terbuka, kemungkinan mengeluarkan pikiran–pikiran alternatif lewat proses kreatif.

Guru kita sekarang harus mempunyai kekuatan yang dapat membuat generasi sekarang menjadi generasi emas di tahun 2045, yang penuh tantangan, yang hanya dapat guru atasi dengan selamat dengan sebesar mungkin sikap ilmiah, rasional dan keterbukaan.

Guru Memang Bukan Orang Hebat tapi semua orang hebat adalah berkat jasa seorang guru.  

Guru kita harus terus berusaha menjadi guru yang disenangi peserta didik. Murid sekarang  tidak mau belajar dari guru yang tidak iya senangi.

Mari tinggalkan zone nyaman karena zone nyaman akan mematikan potensi kita secara perlahan.

Sekali lagi, mungkin kita masih bisa terus berharap lagi.

Satu harapan kita semua, semoga di Hari Guru tahun 2024 ini dan terpilihnya Prof Dr Abdul Mu’ti MEd menjadi pemimpin tertinggi Kementerian Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Kemendikdasmen) dalam kabinet Merah Putih tahun ini merupakan momentum langkah awal dunia kita terus bergerak bangkit menata lebih cepat lagi untuk terus berbenah menyiapkan generasi emas menyonsong Indonesia Emas tahun 2045. 

*) Penulis adalah antropolog dan penulis buku People of the Coffee yang saat ini diberi amanah sebagai kepala sekolah SMA Negeri 1 Permata Kabupaten Bener Meriah.

KUPI SENYE adalah rubrik opini pembaca TribunGayo.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.

 

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved