Kupi Senye
Melahirkan Guru yang Berjiwa Profetik
Seorang pendidik yang berjiwa profetik tidak akan fokus pada transmisi pengetahuan semata.
Hal ini sekaligus menjadikan dirinya tetap bermarwah, memiliki harga diri, dan tidak mustahil bertekuk lutut pada produk teknologi.
Spiritualitas tersebut memungkinkan untuk ditumbuhkembangkan melalui penyerapan nilai-nilai humanistik.
Seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW sehingga seseorang bisa tampil menjadi pribadi yang berjiwa profetik.
Seorang pendidik yang berjiwa profetik tidak akan fokus pada transmisi pengetahuan semata.
Akan tetapi lebih pada penumbuhan kesadaran peserta didik yang paham akan asal kejadian, dan apa tujuan hidupnya.
Kalaulah hanya sebatas pengetahuan, tentu seperti yang ditegaskan sebelumnya, AI mungkin lebih informatif dan komplit.
Namun kesadaran manusiawi hanya akan tumbuh dan berkembang di tangan para guru yang berjiwa profetik.
Tahun 2017 penulis pernah mengulas sebuah artikel di sebuah media online yang bertajuk “Memperkuat Dimensi Psikologi Pendidik”.
Serta pembahasan yang sama juga dalam bentuk jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurnal Intelegensia IAIN Takengon pada oktober 2020 lalu.
Ide intinya adalah bagaimana seorang guru itu menjadi sosok yang paham psikologi pendidikan.
Sehingga memudahkannya dalam menunbuhkembangkan kepribadian peserta didik.
Melalui model-model pembelajaran yang kreatif dan inovatif berdasarkan nilai-nilai akhlakul karimah atau yang penulis sebut pribadi yang berjiwa profetik.
Baru-baru ini pula Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti melontarkan hal yang senada.
Penulis yakin ini sudah ada dalam benak beliau sejak lama, bahwa menurutnya guru itu harus kuat psikologi untuk memudahkannya dalam merancang dan melaksanakan proses pendidikan.
Kita berharap ini menjadi salah satu agenda utama Pak menteri sebagai salah satu upaya mendasar dalam membenahi sumber daya guru menuju pendidikan yang lebih baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Johansyah.jpg)