Kupi Senye
Merumuskan Panduan Kurikulum Mulok
Ini adalah salah satu bentuk ikhtiar pemerintah untuk melakukan konservasi budaya melalui lembaga pendidikan sebagai wadah formal yang terstruktur.
Keempat, menyusun pedoman perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi kurikulum mulok
bagi guru.
Kelima, menyusun panduan evaluasi pembelajaran mulok bagi supervisor untuk melihat perencanaan, pelaksaan pembelajaran mulok yang dilakukan oleh guru.
Dimana kekurangan, kelebihan, dan kendalanya sebagai bahan perbaikan pada masa yang akan datang.
Untuk langkah awal, tugas kita adalah memetakan ruang lingkup materi kurikulum mulok.
Dalam hal ini ada kemudahan karena sejak tahun 2021 lalu Aceh Tengah telah memiliki Pokok-pokok Pikiran Kebudayaan (PPKD) yang kemudian dikaji ulang lagi pada tahun 2022 sebagai wujud dari amanat Undang- undang nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan.
Meski belum sempurna, PPKD ini setidaknya dapat dipedomani untuk memetakan materi apa saja yang menjadi kurikulum mulok.
Berdasarkan PPKD Kabupaten Aceh Tengah tahun 2021 yang disusun oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tengah.
Bahwa terdapat 11 objek pemajuan kebudayaan PPKD Kabupaten Aceh Tengah, yaitu manuskrip, tradisi lisan, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional.
Kemudian teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, olah raga tradisional, dan cagar budaya.
Untuk sementara PPKD Kabupaten Aceh Tengah ini cukup memadai dijadikan dasar perumusan materi kurikulum mulok.
Sekiranya ada yang kurang, tinggal ditambahkan saja.
Bahkan kalau melihat PPKD tersebut, di sana juga sudah ada paparan masing-masing objek pemajuan kebudayaan.
Sehingga dengan demikian, memudahkan para perumus untuk merancang silabus-silabus kurikulum mulok.
Tahap pertama ini yang harus dikerjakan dengan serius karena menjadi panduan umum.
Selama ini mungkin kita terlalu cepat melangkah ke tahapan berikutnya yakni penyusunan buku ajar.
| Idul Adha Menyembelih Sifat Kebinatangan dalam Diri |
|
|---|
| Menyembelih Ego: Hikmah Terdalam dari Syiar Qurban |
|
|---|
| Zulhijjah: Antara Puasa Arafah dan Euforia Meugang |
|
|---|
| Aceh dan Sinyal Kemunduran: Ketika Kekhususan Kehilangan Ruhnya |
|
|---|
| Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Membentuk Karakter Religius Siswa di SMAN 15 Takengon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/johansyah-mulok-opini.jpg)