Jeritan Warga Harga Beras Naik
Himpitan Ekonomi, Masyarakat Aceh Tengah Kini Beli Beras per Bambu
Beras yang dijual di tokonya mayoritas didatangkan dari pesisir Aceh, tidak satu pun berasal dari wilayah Takengon sendiri.
Penulis: Alga Mahate Ara | Editor: Sri Widya Rahma
Beras yang dijual di tokonya mayoritas didatangkan dari pesisir Aceh seperti Pidie, Tiro, dan Aceh Utara. Tidak satu pun berasal dari wilayah Takengon sendiri.
Menurutnya, kenaikan harga disebabkan oleh dua hal utama, kurangnya pasokan air bagi petani karena irigasi yang tidak maksimal, serta kebijakan Bulog yang membeli langsung dari petani, sehingga pabrik kekurangan stok beras.
“Bulog ambil langsung dari petani, jadi pabrik kosong. Harga pun ikut naik,” ujarnya.
Ilham berharap pemerintah segera turun tangan, menstabilkan harga, dan mengatasi akar permasalahan agar masyarakat bisa bernafas lebih lega.
Kalau bisa harga beras diturunkan, biar pembeli nggak kaget tiap datang ke toko. Kasihan masyarakat,” tutupnya dengan harapan besar. (*)
Baca juga: Emak-emak di Takengon Resah Beras Oplosan, Minta Pemerintah Turun Tangan
Baca juga: Harga Beras di Aceh Tengah Masih Tinggi, Warga Ramai Beralih ke Beras Biasa
Baca juga: Harga Beras di Aceh Tengah Naik Lagi, Premium Capai Rp 248.000 per Karung
harga
beras
naik
ekonomi
Bulog
masyarakat
bambu
pedagang
Takengon
Aceh Tengah
TribunGayo.com
berita tribun gayo hari ini
berita aceh tengah hari ini
harga beras naik
| Polres Aceh Tenggara Gelar Gerakan Pangan Murah, Salurkan 5 Ton Beras SPHP |
|
|---|
| Polres Gayo Lues Bersama Bulog Salurkan 5 Ton Beras SPHP Lewat Pasar Murah |
|
|---|
| Demi Tebus Beras Murah, Warga Bandar Bener Meriah Rela Antre Sejak Pagi |
|
|---|
| Siapkan 10 Ton Beras, Polres Aceh Tengah Gelar Gerakan Pangan Murah |
|
|---|
| Pemkab Gayo Lues Gelar Operasi Pasar Beras Premium, Sempat Diserbu Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/PEDAGANG-BERAS-DI-ACEH-TENGAH-ILHAM.jpg)