Seni dan Budaya
Generasi Muda Diajak Cintai Tradisi Lisan Aceh Melalui "Workshop Visualisasi Hikayat Aceh"
Tradisi lisan tidak hanya dihidupkan melalui pembacaan, tetapi juga diterjemahkan ke dalam karya visual yang lebih dekat dengan generasi masa kini.
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Sri Widya Rahma
Dua narasumber utama hadir, yakni Achmad Zaki MA (dosen Prodi Kajian Sastra Budaya) dan Putri Dahlia MSn (dosen Prodi Kriya Seni ISBI Aceh), yang membimbing peserta melalui kombinasi teori dan praktik.
Melalui workshop ini, ISBI Aceh bersama BPK Wilayah I berharap Hikayat Aceh tidak hanya diwariskan sebagai teks, tetapi juga menjadi sumber inspirasi seni yang dapat dinikmati lintas generasi. (*)
Baca juga: Kuflet Bersama Perupa Hamzah Diskusikan Seni Rupa Kontemporer
Baca juga: Makanan Khas Gayo Warnai Pagelaran Seni Budaya Gayo dan Bazar Kuliner Lesbuga di Tamini Square
Baca juga: Musik Canang Awali Pagelaran Seni Budaya Gayo dan Bazar Kuliner di Tamini Square
| Maestro Didong Ceh M Din dan Ceh Mahlil Angkat Bencana Hidrometeorologi dalam Syair Didong |
|
|---|
| Perupa Tambo Mendokumentasikan Alam di Nagari Tuo Pariangan |
|
|---|
| Semaan Puisi ke-100: Merenungkan Syekh Nawawi di Keraton Kaibon |
|
|---|
| Bentara Linge: Jangan Sampai Rasi Gayo Hilang |
|
|---|
| "Kelising" Karya Salman Yoga Masuk Nominasi Penghargaan Sastra 2025 Kategori Naskah Drama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Momen-kebersamaan-antara-inisiator-Visualisasi-Hikayat-Aceh-Staf-Ahli-Bupati-Aceh-Besar-ISBI-Aceh.jpg)