Minggu, 7 Juni 2026

Kupi Senye

Usulan untuk Pendidikan Aceh

Diakui atau tidak, mutu pendidikan Aceh juga masih berada di posisi bawah bila dibandingkan dengan pendidikan pada daerah lainnya di Indonesia.

Tayang:
Editor: Sri Widya Rahma
Dokumen Pribadi/Dr Johansyah MA
PENDIDIKAN ACEH - Dr Johansyah berharap Pemerintah Aceh ke depan perlu merumuskan kebijakan yang mengarah pada perbaikan mutu pendidikan di Aceh. Pertanyaan mengenai perbedaan pendidikan Aceh dengan pendidikan di daerah lain, masih sulit untuk dijawab. 

Apa salahnya jika kurikulum pendidikan agama ini diseragamkan sebagai salah satu kekhasan kurikulum pendidikan agama di Aceh.

Selanjutnya terkait dengan pengembangan kurikulum muatan lokal (mulok).

Ini juga dapat menjadi salah satu program pengembangan pendidikan Aceh ke depan.

Nyatanya hingga kini belum ada kurikulum mulok yang disusun dengan baik dan berkesinambungan.

Baik di tingkat pendidikan dasar, dan menengah di seluruh Kabupaten/Kota di Aceh.

Masing-masing sekolah hanya menerapkan sekedarnya saja tanpa landasan yang jelas dan kuat.

Terakhir, barangkali salah satu agenda perbaikan pendidikan ke depan yang tidak kalah penting adalah penguatan pendidikan informal.

Sebagaimana diketahui bahwa pendidikan formal sudah tertata sedemikian rupa oleh pemerintah.

Mulai dari kurikulum, lembaga, sarana dan prasarana hingga pembiayaannya.

Sementara belum ada langkah serius pemerintah dalam menguatkan pendidikan informal yang dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) diakui sebagai salah satu lembaga pendidikan.

Kenapa ini perlu perhatian serius?

Sebab keluarga sebagai lembaga pendidikan informal adalah sekolah pertama bagi anak anak kita.

Di sinilah mereka mengenal berbagai nilai baik dan buruk.

Sementara dari hari ke hari, peran keluarga ini tampaknya semakin rapuh dalam menjalankan peran utamanya sebagai lembaga pendidikan.

Maka harapan kita pemerintah Aceh ke depan juga perlu merumuskan kebijakan yang mengarah pada persoalan ini. Semoga!

*) Penulis adalah seorang Dosen STIT Al-Washliyah Aceh Tengah.

KUPI SENYE adalah rubrik opini pembaca TribunGayo.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.

Baca juga: 2.400 Tenaga Honorer di Gayo Lues 430 Lulus PPPK, Sisanya Ikuti Seleksi PPPK Paruh Waktu

Baca juga: Pengendara Keluhkan Semak Belukar di Jalan Provinsi Gayo Lues

Baca juga: PSMS Medan Selamat dari Degradasi, Pastikan Bertahan di Liga 2

 

 

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved