Kupi Senye

Manfaat Berpuasa bagi Manusia

Selain itu, puasa juga dapat meningkatkan metabolisme, mengatur kadar gula darah, serta membantu menurunkan berat badan dengan cara yang sehat.

ISTIMEWA
OPINI TRIBUNGAYO- Kausara Usman MPd adalah Staf pada Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Tengah dan Dosen tidak tetap STIT Al Washliyah Aceh Tengah. Ia menulis opini berjudul Manfaat Berpuasa bagi Manusia, Jumat (14/3/2025). 

Oleh: Kausara Usman MPd *)

Puasa merupakan salah satu ibadah yang tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi kesehatan, mental, dan sosial seseorang.

Dalam berbagai tradisi agama dan praktik kesehatan, puasa telah lama dikenal sebagai cara untuk meningkatkan kualitas hidup.

Secara medis, puasa memiliki banyak manfaat bagi tubuh manusia. 

Saat seseorang berpuasa, tubuhnya mengalami proses detoksifikasi alami, di mana racun-racun yang tersimpan dalam tubuh mulai dikeluarkan.

Selain itu, puasa juga dapat meningkatkan metabolisme, mengatur kadar gula darah, serta membantu menurunkan berat badan dengan cara yang sehat.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa berpuasa dapat memperbaiki fungsi sel dan memperpanjang usia dengan mencegah berbagai penyakit degeneratif seperti diabetes dan penyakit jantung.

Puasa juga berperan dalam meningkatkan kesehatan sistem pencernaan.

Dengan memberikan waktu istirahat bagi organ pencernaan, puasa membantu mengurangi risiko gangguan pencernaan seperti maag dan sindrom iritasi usus besar.

Selain itu, kadar hormon insulin lebih stabil saat berpuasa, yang berdampak positif dalam mengurangi resistensi insulin dan menurunkan risiko diabetes tipe 2.

Selain itu, puasa diketahui dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan cara menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

Dengan demikian, risiko penyakit kardiovaskular dapat diminimalkan.

Bahkan, puasa telah dikaitkan dengan peningkatan produksi hormon pertumbuhan yang membantu dalam regenerasi sel dan mempercepat penyembuhan tubuh.

Menurut Dr Jason Fung, seorang ahli nefrologi dan pakar dalam bidang puasa intermiten, puasa dapat membantu menormalkan kadar insulin, yang berperan dalam mencegah obesitas dan diabetes tipe 2.

Sementara itu, Dr Valter Longo, seorang ahli biologi dari University of Southern California, mengungkapkan bahwa puasa dapat memperbaiki sel-sel tubuh dan mengurangi risiko penyakit kronis, termasuk kanker dan penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved