Kupi Senye
Siapa Bisa Melawan Tagore?
Meski sudah menginjak usia 70-an tahun, gebrakan politik yang ia lakoni tetap menarik untuk diikuti.
Selain memiliki enam kursi DPRK (empat Golkar dan dua PNA) Golkar juga berhasil memenangi pileg dan mengamankan kursi Ketua DPRK dua kali berturut-turut.
Belum lagi, banyak tokoh-tokoh penting yang saat ini berada di sekitaran Golkar.
Diantaranya, Ruslan Abdul Gani Mantan Bupati Bener Meriah yang saat itu berhasil mengalahkan Tagore, kemudian Ahmadi yang juga mantan Bupati Bener Meriah dan saat ini menjabat sebagai Sekretaris Golkar.
Ditambah, tokoh-tokoh penghuni gedung parlemen seperti Ketua DPRK Bener Meriah saat ini MHD Saleh, Ketua Fraksi Golkar Baitul Hakim, Falgunari, Herman Ramli dan lainnya.
Edi Zulkifli juga bukan tokoh sembarangan, ia telah malang melintang di perpolitkan Bener Meriah. Anggota DPRK aktif dan dikenal dekat dengan masyarakat.
Selanjutnya ada Nnma-nama lain seperti Ridwan MT, Rais Abidin, Sayutiman, Hendra Budian yang juga telah menyatakan diri siap maju di Pilkada. Namun belum jelas akan maju lewat perahu yang mana.
Politik memang dinamis, apapun bisa terjadi dan segalanya dapat berubah dengan cepat.
Namun, jika situasi pencalonan yang tampak ke ruang publik saat ini tidak berubah, rasa-rasanya masih sulit untuk bersaing dengan pasangan Tagore dan Armia.
Jika boleh berpendapat, peluangnya hanya ada pada pasangan yang mungkin di usung Golkar dan PNA yaitu Mohd Amin dan Edi Zulkifli.
Namun jika keduanya gagal calon, penulis berasumsi nama-nama bacalon Bupati yang muncul dirasa sulit untuk menghentikan langkah Tagore- Armia menuju kemenangan.
Bukan tanpa alasan, tingginya animo masyarakat terhadap kembalinya Tagore bukanlah sesuatu yang bisa di anggap remeh.
Setidaknya sampai saat ini, masih nama Tagore dan Armia yang menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat.
Terakhir, siapakah yang nanti akan memenangkan PILKADA ?
Akankah Tagore yang akan kembali ke Pendopo satu? atau langkahnya akan terhenti oleh pasangan calon lainnya?
Jawabannya tentu saja nanti, setelah proses PILKADA ini selesai.
*) Penulis adalah Pengamat Sosial di Kabupaten Bener Meriah.
KUPI SENYE adalah rubrik opini pembaca TribunGayo.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Baca juga: Mendagri: Pj Kepala Daerah Ikut Pilkada Harus Mundur dari ASN Paling Lambat 40 Hari Sebelum Daftar
Baca juga: Melalui Partai Gerindra dan PBB, Pasangan Shabela Abubakar- Eka Saputra Siap Maju di Pilkada 2024
Kupi Senye
Opini Tribun Gayo
Tagore Abu Bakar
Armia Ahmad
Pilkada 2024
bakal calon bupati
Bener Meriah
Redelong
TribunGayo.com
| Menolak Bantuan Dunia, Memelihara Gengsi yang Mahal |
|
|---|
| Banjir Sumatra, Cara Alam Membuka Aib Pemerintah |
|
|---|
| Fenomena Cognitive Dissonance pada Korban Pelecehan Seksual yang Dilakukan oleh Orang Terdekat |
|
|---|
| Kelangkaan Gas Elpiji di Aceh Tengah: Cermin Lemahnya Pengawasan dan Ketimpangan Distribusi Subsidi |
|
|---|
| Peran Baitul Mal Aceh Tengah dalam Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem di Kampung Keramat Mupakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Muhammaddinsyah-1.jpg)